Fawaid Lughoh Al-Arabiyyah 4


 

Mari bergabung bersama kami di akun media sosial kami untuk mendapatkan update wawasan serta ilmu



Funun Lughoh

هَلْ فِيْ كَلَامِ العَربِ وَاوٌ ويَاءٌ يَجْتَمِعَانِ وَالْأَوَّلُ سَاكِنٌ؟⁣
.⁣
.لَيْسَ فِي كَلَامِ العَرَبِ : وَاوٌ ويَاءٌ يَجْتَمِعَانِ وَالْأَوَّلُ سَاكِنٌ فِيْ غَيْرِ التَّصْغِيْرِ وَالمُلَيَّنِ مِنَ الْهَمْزَةِ إِلَّا مُدْغَمًا.⁣
نحو قَوْلِهِمْ : يَوْمٌ وَأَيَّامٌ وأَصْلُهُ أَيْوَامٌ وَكَوَيْتُ الدَّابَّةَ كَيًّا وَأَصْلُهُ كَوْيًا، إِلَّا أَرْبَعَ كَلِمَاتٍ : خَيْوَانٌ : قَبِيْلَةٌ، وحَيْوَة : اسمُ رَجُلٍ، وعَوَى الكَلْبُ عَوْيَةً وَاحِدَةً، وضَيْوَنٌ : وَهُوَ الخَيْطَلُ: ذَكَرُ السَّنَانِيْرِ.⁣
.⁣
فَأَمَّا أُسَيْوَدٌ فِيْ تَصْغِيْرِ أَسْوَدَ فَإِنَّهُ يَطَّرِدُ فِيْ نَظِيْرِهِ لِعِلَّةٍ، وَكَذَلِكَ رُوْيَا إِذَا لُيِّنَتْ هَمْزَتُهَا، وَمِثْلُهُ : رُوْيَة.⁣
.⁣
Artinya : ⁣
Apakah ada wawu dan ya' berkumpul dalam perkataan orang Arab yangmana wawu atau ya' yang pertama sukun?⁣
.⁣
Dalam kalam Arab : apabila ada wawu dan ya' berkumpul dalam satu kalimat sedangkan huruf (wawu atau ya') yang pertama sukun maka huruf pertama harus diidghamkan kepada huruf kedua. Dan kaidah ini diterapkan pada :⁣
1). kalimat yang tidak ditasghir⁣
2). kalimat yang tidak dibaca layyinah (dilenturkan) hamzahnya.⁣
.⁣
Seperti ucapan mereka : أَيَّامٌ asalnya أَيْوَامٌ, dan وَكَوَيْتُ الدَّابَّةَ كَيًّا asalnya كَوْيًا⁣
.⁣
Dan hanya ada 4 kalimat yang keluar dari kaidah : ⁣
خَيْوَانٌ : قَبِيْلَةٌ ⁣
حَيْوَة : اسمُ رَجُلٍ⁣
عَوَى الكَلْبُ عَوْيَةً وَاحِدَةً⁣
ضَيْوَنٌ : وَهُوَ الخَيْطَلُ: ذَكَرُ السَّنَانِيْرِ⁣
.⁣
Adapun lafadz أُسَيْوَدٌ merupakan tasghir dari lafadz أَسْوَدُ sehingga boleh berkumpul dalam satu kalimat ya' dan wawu (yang huruf pertamanya mati), dan kaidah ini berlaku pada kalimat semisalnya jika terdapat 'ilat (sebab) yang sama.⁣
Begitu juga lafadz رُوْيَا apabila dilenturkan hamzahnya asalnya رُؤْيَا dan sebagaimana juga رُوْيَةً yang asalnya رُؤْيَة.



Qul Laa Taqul



الْفَرْقُ بَيْنَ الْوَقْتِ وَالسَّاعَةِ : ⁣
أَنَّ السَّاعَةَ هِيَ الْوَقْتُ الْمُنْقَطِعُ مِنْ غَيْرِهِ، وَالْوَقْتُ اِسْمُ الْجِنْسِ، وَلِهذَا تَقُوْلُ : إِنَّ السَّاعَةَ عِنْدِيْ، وَلاَ تَقُوْلُ الْوَقْتُ عِنْدِيْ.⁣

◇ Perbedaan antara waktu dan jam : ⁣

* Jam adalah waktu yang tertentu (1 jam) berasal dari waktu lain yang tidak tertentu (24 jam).⁣
* Waktu adalah isim jenis (pagi, siang, sore, malam dll).⁣

▪︎Contoh : ⁣
- Sesungguhnya satu jam itu milikku (Karena jam itu tertentu)⁣
- Waktu itu milikku (ini salah karena waktu itu isim jenis).

Mufrodatul Mu'ashiroh

__________________⁣

تَعْقِيْمٌ
Steril

اسْتِقْرَارُ حَالَةِ المَرِيْضِ
Kestabilan kondisi pasien⁣


الحِفَاظُ عَلَى تَعْقِيْمِ الغُرْفَةِ وَ اسْتِقْرَارِ حَالَةِ الْمَرِيْضِ يُؤَدِّيْ إِلَى سُرْعَةِ تَعَافِيْهِ⁣
Menjaga sterilisasi ruangan dan kestabilan kondisi pasien dapat mempercepat kesembuhannya.⁣

______________

Post a comment

0 Comments