Hadhramaut Tempat Belajar Favorit yang Aman Kok!

Hadhramaut merupakan tempat belajar favorit para pelajar Indonesia yang ingin melanjutkan study-nya ke Yaman. Pelajar Indonesia yang menuntut ilmu di sana berjumlah 1906 atau 95 persen dari keseluruhan pelajar Indonesia yang belajar di Yaman. Ketua PPI Yaman Izzuddin Mufian Munawwar menyebutkan bahwa Hadhramaut merupakan tempat belajar yang aman dan kondusif.

“Hal ini terbukti dengan banyaknya peziarah dan pelajar yang datang dari berbagai negara, serta menjadi titik evakuasi WNI dari daerah lain ketika meletusnya konflik Yaman,” katanya melalui pesan siaran pada Senin (8/10).

Selain itu, bukti keamanan kota tersebut adalah pihaknya bebas menggelar berbagai kegiatan tanpa kendala. Bahkan, PPI, katanya, pernah mengadakan upacara pengibaran bendera Merah Putih dalam rangkan merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia di lapangan terbuka. Kegiatan ini dihadiri oleh ratusan pelajar dari berbagai lembaga pendidikan.

"Sama sekali tidak lewat (peperangannya), daerah konflik itu jauh di Yaman Utara. Hampir dua hari satu malam perjalanan antara Hadramaut ke daerah konflik," ujar Izzuddin yang juga menempuh pendidikan S1 di Yaman.

Dia merasa lebih aman keluar malam hari di Yaman ketimbang di Indonesia. Sepeda motor di Hadramaut bahkan bisa ditaruh di depan apartemen semalaman tanpa dikunci dan tidak hilang dicuri orang. Begitulah kata dia.

"Kalau tidak aman, saya tidak mungkin mau bertahan di sini tujuh tahun," lanjutnya.

Kenapa Hadhramaut dijadikan tempat favorit pelajar Indonesia untuk menuntut ilmu ?, mungkin banyak orang yang bertanya-tanya tentang hal demikian.
Ada alasan historis-religius yang mendasari orang-orang Indonesia untuk pergi menuntut ilmu sampai Hadramaut.

Pertama, Hadramaut dipandang sebagai tempat asal orang-orang saleh. Dia mengibaratkan belajar di Hadramaut merupakan upaya kembali ke akar, menelusuri ajaran para pendahulu di bidang Agama Islam.

"Wali Songo merupakan habaib keturunan Rasulullah yang berasal dari Hadramaut, Yaman, dan merupakan asal tempat dai-dai yang menyebarkan agama Islam di Asia Tenggara dan India. Setiap orang yang berziarah ke Hadramaut pasti kaget akan banyaknya kesamaan antara Yaman dan Indonesia dalam hal mazhab dan tasawuf," tuturnya.

Kedua, Karena ilmu Islam yang didapat di Hadramaut punya kesamaan karakter dengan praktik Islam yang hidup di Indonesia, maka penerapan ilmu yang mereka timba di Hadramaut bisa diterapkan dengan baik di Tanah Air. Selain itu, ada pula alasan keimanan yang menguatkan mereka untuk ke Yaman.

"Dan juga karena Rasulullah sendiri mengatakan 'iman itu ada di Yaman, fikih (ilmu tentang hukum Islam) itu ada di Yaman, dan terbukti sampai hari ini," kata dia.

Ketua PPI Hadramaut, Yudha Pranata, mengatakan Kota Tarim Hadramaut tidak terimbas peperangan Yaman. "Wilayah Hadramaut khususnya Kota Tarim tempat kami belajar dan menimba ilmu amat sangat aman dan kondusif," kata Yudha.

(Gamal A.N)

Post a comment

0 Comments