Artikel; Tips Bagaimana Menghadapi Orang Tua Dalam Permasalahan Furu'iyyah


Tips Bagaimana Menghadapi Orang Tua Dalam Permasalahan Furu'iyyah.

Oleh: Yusuf Markawi, Mahasiswa tingkat akhir, Universitas al-Ahgaff

Sebagaimana kita ketahui bersama, bahwa kita diperintahkan untuk menghormati orang yang lebih tua di atas kita. Di samping karena terpaut bilangan usia, pengalaman dan pengetahuan yang mereka miliki pun lebih banyak di banding kita yang lebih muda.

Namun, tak jarang kita temukan ada orang tua yang menyalahkan tindak-tanduk orang yang lebih muda karena merasa bahwa tindakan si yang lebih muda itu bertolakbelakang dengan yang ia ketahui.

Sebagian mereka ada yang berdalih dengan teks dari Alqur'an & Assunnah. Sebagian lain ada yang tidak pandai mengemukakan alasan, hanya sebatas menyalahi karena berbeda dengan apa yang diperbuat oleh seseorang yang lebih muda.

Di sini, bagi orang yang lebih muda memilki dua kemungkinan:

1. Apa yang ia lakukan berasal dari taklid buta begitu saja, tanpa belajar dari seorang guru yang mumpuni.

2. Apa yang ia lakukan berasal dari guru yang mumpuni di bidangnya, lengkap dengan dalil yang berasal dari Alqur'an & Assunnah.

Langkah-langkah yang perlu diperhatikan saat menghadapi orang yang lebih tua:

Pertama: Mendengarkannya menyapaikan keluhan dengan ekspresi wajah yang ramah seakan sedang menerima pelajaran dari seorang guru.

Kedua : Cara menjawab apa yang di sampaikan oleh orang yang lebih tua tadi, maka ada 4 keadaan;

1. Orang yang lebih tua pernah belajar dan mengetahui keterangan bagaimana yang seharusnya di lakukan. Dan, yang lebih muda hanya tau karena sekadar ikutan-ikutan. Maka, seyogyanya bagi orang yang lebih muda adalah untuk menerima dengan baik & berterima kasih.

2. Orang yang lebih tua & yang lebih muda sama-sama pernah belajar dan masing-masing dari mereka memiliki dalil berbeda. Maka sikap yang harus dikedepankan orang yang lebih muda adalah menyampaikan dengan bijaksana, bahwa apa yang ia lakukan berasaskan pada pendapat yang disampaikan oleh ulama fulan dari mazhab fulani.

3. Orang yang lebih tua hanya tau karna sekedar taqlid, dan yang lebih muda pernah belajar dan paham dengan maksud dan tujuan permasalahan tersebut. Maka yang sebaiknya di lakukan orang yang lebih muda sama seperti keadaan no 2.

4. Keduanya belum pernah nyantri & sama sama mengikuti perbuatan orang.
Maka yang sebaiknya di lakukan orang yang lebih muda adalah menerima penyampaian yang lebih tua dengan baik, lalu kemudian menemui seseorang yang mumpuni di bidangnya untuk ditanya perihal perbedaan yang mereka hadapi.

Perbedaan sering kali terjadi. Namun jangan sampai perbedaan membawa perpecahan. Kita berbeda, namun tujuan kita sama. Semoga bermanfaat.

=====

Terus dukung dan ikuti perkembangan kami lewat akun media sosial Ahgaff Pos di;

Facebook: facebook.com/AhgaffPos
Telegram: t.me/ahgaffpos
Instagram: instagram.com/ahgaff.pos

Posting Komentar

0 Komentar