Artikel; TAUSYIAH CINTA


TAUSYIAH CINTA

Oleh: (Muhammad Iqbal, mahasiswa tingkat tiga, universitas al Ahgaff)

Di hari itu, ketika aku ke Maktabah(perpustakaan), mata ini tertuju ke sebuah kitab yang terselip di ujung kanan rak kitab. Tertulis di sampul kitab itu "Diwan Imam As-Syafi'i".

Padatnya jam kuliah yang menyebabkan penat pikiran membuat mata fokus pada satu bab di daftar isi kitab itu "Hub An_Nisa". Berharap pikiran fresh karena mendapat tausyiah cinta dari sang Imam.

Disitu tertulis sya'ir :

أكثر الناس في النساء وقالوا # إن حب النساء جهد البلاء
ليس حب النساء جهدا ولكن # قرب من لا تحب جهد البلاء

Banyak orang mengatakan tentang wanita # Katanya mencintai wanita adalah cobaan yang pedih.

Padahal mencintai wanita bukanlah suatu cobaan # Akan tapi dekat dengan wanita yang tidak mencintai kita adalah sebuah cobaan.

Ku balik lagi halaman demi halaman kutemukan satu sya'ir :

ومن البلية أن تحب # فلا يحبك من تحب
ويصد عنك بوجهه # وتلح أنت ولاتغبه.

Cobaan terbesar itu ketika kamu mencintai seseorang yang tidak mencintaimu.

Dia membuang muka darimu padahal kamu terus menerus mengejarnya tiada henti.

Sang Imam seakan-akan memberiku sebuah puzzle untuk dirangkai dalam bait-bait sya'irnya. Penat pikiran menjadikanku tidak berfikir jernih. Aku langsung berkesimpulan bahwasanya cinta kepada mahkluk identik dengan adanya cobaan. 

Aku teringat kisah Zulaikha' dan Yusuf. Ketika Zulaikha mati - matian mengejar cinta Yusuf, Makin jauh Yusuf darinya. Akan tetapi ketika Zulaikha' mengejar cinta Allah, Allah datangkan Yusuf untuknya.

Dari situ akhir kesimpulanku mengatakan, cinta yang hakiki hanya milik Allah dan Rosul-Nya. Allah dengan Rohman Rohimnya, dan dengan diutusnya Rasulullah SAW yang menjadi rahmatan lil alamin adalah puncak cinta sang Khaliq untuk makhluknya.

Rasa syukurku untukmu wahai Imam atas tausyiah cintanya. Walaupun belum sempurna aku merangkai puzzle-mu, yang terpenting saat itu satu hajatku terpenuhi. Yaitu pikiran menjadi fresh. lalu ku lanjutkan dars yang tinggal satu makul.

Jadi jika sampai detik ini masih ada muda-mudi yang galau karena cinta. Udah gak zaman lagi, udah kuno dan usang karena kejadian itu udah pernah dialami Zulaikha' sejak sebelum dimulainya tahun Masehi. Dan Allah telah memberikan penawar galau paling ampuh sejak Abad ke-6 M dengan diutusnya Rasulullah SAW.

=====

Terus dukung dan ikuti perkembangan kami lewat akun media sosial Ahgaff Pos di;

Facebook: facebook.com/AhgaffPos
Telegram: t.me/ahgaffpos
Instagram: instagram.com/ahgaff.pos

Post a comment

0 Comments