Musim Dingin di Tarim ; Dep. Kesehatan AMI Ahgaff Menerbitkan Poster Kesehatan

10 Tips Mencegah dan Mengatasi Penyakit di Musim Dingin


Ketika kita berada di musim dingin, yang tentunya memiliki aroma cuaca yang sangat berbeda dengan musim panas. Berada dalam cuaca yang sedang (normal suhunya), beralih ke cuaca yang dingin, mengakibatkan tidak sedikit orang yang terserang berbagai penyakit.


Yang menjadi bahasan pada season pertama ini adalah bagaimana cara mengantisipasi jika memasuki musim dingin, saat beralih menuju udara yang lebih dingin dari biasanya yang menyebabkan berbagai penyakit. Entah itu penyakit seperti flu, diare, dan sebagainya. Untuk itu benar-benar kita harus bisa menjaga kesehatan tubuh, terutama di musim dingin yang cuacanya sangit cool cool...



1. Penuhi Kebutuhan Cairan Tubuh & Konsumsi Air Hangat

Udara yang dingin menjadikan alasan rasa haus jarang terjadi, sehingga di sinilah penyebab kesalahan banyak orang malas mengkonsumsi air putih yang mencukupi bagi tubuh. Sebuah fakta, bahwa pada musim panas maupun musim penghujan, kebutuhan cairan tubuh tetap sama. Semua makanan yang masuk ke dalam tubuh perlu dicerna, untuk bisa mencernanya dengan baik maka tubuh memerlukan cairan. Manfaat lainnya, cairan penting untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Selain air putih yang utama, Anda juga bisa sesekali mengkonsumsi teh dan kopi.

Air hangat yang tentunya sangat cocok dikonsumsi saat udara terasa sangat dingin, akan memberikan kehangatan pada badan nantinya. Air hangat bisa menjadi detox alami bagi tubuh, guna mengeluarkan racun yang ada dari dalam tubuh. Zat sisa dan racun banyak tersimpan di usus, sehingga nantinya akan dikeluarkan, baik melalui proses urinisasi, buang air besar, maupun melalui keringat. Jika tidak dikeluarkan, maka toksin (racun) tersebut dapat menyebabkan berbagai macam penyakit.

Penyakit terparah akibat toksin yang menumpuk di usus adalah kanker usus. Jika masalah racun didalam tubuh dialami pada musim dingin, maka tubuh semakin rentan untuk mudah terserang berbagai penyakit. Sehingga saat musim dingin jangan lupa untuk rajin minum air hangat.

2. Konsumsi Vitamin C

Kandungan vitamin C dapat mengatasi flu biasa, pasokan vitamin C yang mencukupi bagi tubuh, dapat memperkuat tubuh agar tidak terserang penyakit.

Beberapa dokter menjelaskan bahwa vitamin C diandalkan sebagai pencegahan tubuh terserang penyakit saat cuaca dingin. Proses pergantian musim dari musim panas menuju musim dingin dapat mempengaruhi sistem imun (kekebalan tubuh) manusia menjadi lemah. Ketika system imun menurun, penyakit akan lebih rentan menyerang tubuh. Konsumsi vitamin menjadi sangat penting guna menjaga kestabilan sistem kekebalan tubuh.

Konsumsi vitamin C (utamanya) menjadi sangat dianjurkan. Konsumsi vitamin C yang mencukupi kebutuhan tubuh berkhasiat untuk meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh. Kandungan vitamin C dapat diperoleh secara alami dari buah jeruk, buah strawberry, jambu biji, kelengkeng, buah kiwi, apel, tomat, pepaya dan wortel.

3.  Perhatikan Gejala Keringat Keluar

Sebelum flu berkembang, biasanya tubuh akan merasakan sesuatu yang tidak enak, dan pikiran juga menjadi sulit difungsikan. Perhatikan dengan baik gejala-gejala yang tidak biasa muncul sehingga dapat diatasi, sebelum berkembang menjadi demam.Seperti ketika muncul keringat yang aneh, padahal Anda tidak melakukan olahraga sama sekali, maka keringat ini satu tanda bahwa tubuh sedang berjuang melawan penyakit. Saat kondisi seperti itu maka jaga tubuh baik-baik, hindari aktivitas yang terlalu berat, kalau bisa juga hindari keluar rumah, utamakan untuk istirahat di dalam rumah hingga tubuh pulih dan fit kembali, lalu perbanyak (utamakan) konsumsi minuman / makanan hangat. 

4.  Konsumsi Sup Panas

Mengkonsumsi semangkuk sup panas selama masa musim dingin, akan memberikan kehangatan bagi tubuh, memberikan manfaat agar tubuh mampu bertahan dengan baik terhadap dingin yang mencengkam. Terutama lagi untuk teman-teman yang baru tiba di Tarim, maka mengkonsumsi sup memberikan manfaat besar bagi tubuh, hangatnya sup juga mampu membersihkan tenggorokan dan rongga hidung dari kuman yang menyebabkab penyakit. Maka saat makan sup panas, seperti sup ayam, plus nasi panas, kuahnya yang masih panas yang disedu sedikit demi sedikit......, membuat perasaan tersumbat di hidung, nafas yang semula agak sesak, serta gejala-gejala flu lainnya berangsur-angsur dapat hilang. Kebiasan mengkonsumsi sup ayam, disajikan dalam keadaan panas, terutama pada musim dingin, kebiasaan ini diterapkan masyarakat di beberapa negara yang seperti Amerika, Canada, China, dll. Kebiasaan makan sup ini sangat membantu untuk mengurangi keluhan-keluhan beberapa penyakit yang berhubungan dengan musim dingin, seperti flu, asthma, menggigil dll.

Di dalam buku "The Doctors Book Of Food Remedies" yang ditulis oleh Selene Yeager, disana menjelasakn penelitian yang dilakukan oleh 3 orang spesialis paru di Mount Sinai Medical Centre, Miami, Florida.Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa mengkonsumsi sup ayam panas mengatasi masalah penyempitan lubang hidung, mempercepat aliran penyerapan dan melancarkan pembuangan cairan hidung. Sehingga membantu untuk proses membuang / menghilangkan virus lebih cepat dari rongga saluran nafas, terutama hidung. Manfaatnya agar aliran darah semakin lancar.

Kepada tim dan crew AHGAFF FI QULUBINA, kita tunggu sup-sup musim dinginnya...!!!

5.  Siapkan Aksesoris Musim Dingin

Hal yang juga sangat penting agar tidak sakit selama musim dingin adalah memakai perlengkapan musim dingin. Beberapa komponen utama dari perlengkapan musim dingin seperti mantel atau jaket, kaos kaki, kaos tangan, syal, penutup telinga & kepala. Jika Anda memiliki satu set lengkap aksesoris tersebut, maka sangat baik untuk mencegah tubuh terserang penyakit langganan musim dingin. Mungkin Anda berpikir agak ribet untuk dipakai, tetapi dibalik 'keribetannya' sangat berguna untuk menjaga tubuh terkena efek udara musim dingin.

Anda tidak perlu jauh-jauh mencari perlengkapan musim dingin, karena AMI Al-Ahgaff menyediakan kebutuhan anda, murah meriah & mudah terjangkau.

6.  Bersihkan Lingkungan

Pada lingkungan yang banyak masyarakatnya membuang sampah sembarangan, dalam waktu lama bisa mengakibatkan lingkungan menjadi kotor, sehingga akhirnya menjadi sumber kuman. Maka dari itu, penting melakukan upaya pembersihan lingkungan, terutama di tempat-tempat kotor yang berpotensi menjadi sarang penyakit. Beberapa hal yang bisa dilakukan yaitu mengubur atau membakar sampah, serta jauhkan prinsip jendelamu tempat sampahmu.

7.  Jaga Asupan Makanan

Penting untuk menjaga asupan makanan. Yang disarankan adalah mengutamakan mengkonsumsi makanan hangat dan berkuah, sehingga tubuh akan merasa hangat saat kondisi udara yang dingin tidak bersahabat. Anda bisa mengkonsumsi sup kuah, sayuran dengan kuah hangat, soto ayam dan makanan berkuah lainnya, yang dapat menyehatkan dan menghangatkan tubuh.

8.  Makan Saat Lapar

Suhu dingin membuat malas minum, tetapi sebaliknya akan membuat nafsu makan menjadi lebih besar. Perlu diketahui, metabolisme tubuh pada musim dingin menjadi lebih lambat.Itu artinya, bukanlah hal yang baik jika Anda terus-terusan menuruti nafsu makan yang sangat besar, karena tidak seimbang dengan kondisi metabolisme tubuh yang melambat saat udara dingin. Akibat buruk dari hal itu adalah obesitas (tubuh kegemukan). Selain itu juga membuat kesehatan tubuh secara umum menurun. Perut yang secara-terus menerus diisi tanpa ada proses pembakaran (metabolisme) yang seimbang, menimbulkan akibat buruk pada kesehatan tubuh.

9. Perhatikan Pola Tidur

Udara dingin bisa membuat orang-orang bermalas-malasan dan lebih senang tidur. Istirahat dan tidur juga perlu dilakukan secukupnya, jangan sampai tidur secara berlebihan, sehingga menyebabkan tubuh menjadi lemas, otot kaku serta menurunkan kemampuan tubuh. Adapun tidur yang cukup (tidak berlebihan dan tidak kurang) sangat bermanfaat untuk memulihkan kembali stamina dan menjaga kondisi sistem kekebalan tubuh agar tetap baik. Yang disarankan adalah tidur sekitar jam 8-9 malam, lalu bangun sebelum subuh. Setelah itu tidur siang selama 30-60 menit juga disarankan untuk dilakukan.

10. Lakukan olahraga rutin

Olahraga outdoor (luar ruangan) menjadi berkurang intensitasnya karena kondisi yang sering hujan dan di luar terasa dingin.Untuk itu, Anda bisa mencoba jenis olahraga yang bisa dilakukan di dalam ruangan, seperti senam aerobik, sit up, push up, lompat tali, dll.

Post a comment

0 Comments