Seremonial Wisuda Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Al Ahgaff Duf'ah 17


Tarim - Kamis (28/04) 69 mahasiswa dari Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Al-Ahgaff diwisuda. Bertempat di Auditorium Fakultas yang dimaksud, seremonial wisuda tersebut mendecak kagum bagi seluruh undangan dan hadirin yang memadati aula di malam itu.


Acara yang bertepatan dengan Pelantikan Dekan baru itu turut dihadiri Dekan sebelumnya, Dr. Muhammad Abdul Qadir Al-'Idrus, Syeikh Al-Muhaqqiq Wal Mudaqqiq, Muhammad Ali Al-Khatib, Habib Abu Bakar bin Smith serta puluhan undangan lainnya.

Acara dimulai setelah shalat isya dengan pelantikan Dekan Baru, Ust. Abdullah Awadh bin Smith oleh dekan sebelumnya, Dr. Muhammad Abdul Qadir. Setelah prosesi penyerahan jabatan kepada dekan baru, acara dilanjutkan dengan wisuda para mahasiswa.

Satu persatu para wisudawan dipanggil ke atas panggung untuk mengambil penghargaan dan selembar sorban yang diserahkan langsung oleh kedua dosen jebolan Baghdad itu. Sorakan dan applaus dari para penontonpun mengiringi langkah wisudawan ke atas panggung. Rasa senang bercampur haru bergemuruh dalam dada para wisudawan seiring dengan senyuman manis tersimpul di wajah-wajah mereka. Perjuangan dan pengorbanan mereka selama lima tahun tidak sia-sia.

Dr. Muhammad Abdul Qadir dalam sambutannya menekankan kepada para wisudawan agar menyebar ilmu yang telah mereka peroleh di Universitas itu. Beliau juga mengingatkan agar para mahasiswa harus memiliki jiwa moderat dalam bermasyarakat serta harus jeli dalam melihat realita.

"Cermati realita, jangan bertindak tanpa berrpikir dan jangan mudah menyalahkan. Tunjukkan sikap moderat kalian sebagaimana tujuan dari Universitas Al-Ahgaff ini sendiri". Ujarnya

Sementara itu, Rektor Universitas Al-Ahgaff, Prosefor Al-Habib Abdullah Muhammad Baharun melalui rekaman suaranya mengucapkan selamat dan sukses kepada para wisudawan serta berpesan agar selalu menjaga nama baik almamater dan selalu bersyukur kepada para masyaikh, guru-guru dan orang-orang yang telah berjasa dalam kesuksesan mereka. Menurutnya, guru itu adalah penunjuk ke jalan yang lurus. Mereka bagaikan pelita disaat dunia berada dalam lembah kegelapan.

"Banyak-banyaklah kalian bersyukur kepada guru-guru kalian. Rasulullah Saw bersabda : 'Barang siapa tidak bersyukur pada manusia, maka dia tidak bersyukur kepada Allah Ta'ala'. Jelas Abuya yang kini sedang berada di Indonesia itu.

Lima tahun bukanlah waktu yang lama. namun, berbagai rintangan dan cobaan yang melintang di tengah perjalanan memaksa para mahasiswa harus bertekuk lutut dengan keadaan, seakan waktu berjalan sangatlah lama. Konflik serta huru-hara kehidupan yang menyelimuti Bumi Balqis ini tidak membuat semangat mereka (wisudawan) kendur dalam menuntut ilmu di negara termiskin se-jazirah arab ini.

Mulai tahun pertama mereka di Kota Mukalla, tahun dimana pergolakan politik meletus di negeri Yaman ini, rongrongan senapan serta ledakan dimana-mana hingga puncak gejolak akhir maret 2015 silam seakan perjalanan mereka tidak akan sampai puncak. Kala itu, belum ada pikiran serta hayalan untuk bisa menikmati panggung wisuda yang disambut gegap-gempita para hadirin malam itu.

"Huuush, dulu nggak kepikiran sama sekali bisa ikut wisuda, Dil. Apalagi pertama-tama kali di Mukalla. Uuuih, parah banget pokoknya". Cemas Syarifuddin Khobir, Wisudawan asal Jawa Tengah di sela-sela obrolannya dengan pihak Ahgaff Post.

Namun, kehendak hanyalah di Tangan-Nya. Kesusahan dan kepahitan akan berakhir dengan senyuman yang mengembang. "Inna ma'al 'usri yusraa"


Akhir acara, lazimnya sebuah seremonial, dilanjut dengan pengabadian moment itu dengan foto bersama para habaib dan asatidz. Mengenai pengabadian moment ini, para wisudawan mengontrak tim khusus yang didatangkan dari luar kampus.

Akhir kata, Kami Keluarga Besar Asosiasi Mahasiswa Indonesia (AMI) Al-Ahgaff mengucapkan selamat dan sukses kepada wisudawan. Semoga ilmunya bermanfaat seluruh dunia. Allahumma ameen.

Standing applaus buat ikhwatuna wisudawan! (Eydiel Azri). :)

Ahgaff Album's

Posting Komentar

0 Komentar