Gegap Gempita Acara Haul Habib Ali Al-Habsyi (Pengarang Simthu al-Dhurar)

Gegap Gempita Acara Haul Habib Ali Al-Habsyi (Pengarang Simthuddurar)

Tarim - Sabtu (30/01) Dept. Dakwah AMI Al-Ahgaff mengadakan ziarah dalam rangka haul Al-Imam Al-Habib Ali bin Muhammad bin Husein Al-Habsyi yang bertempat di Seiywun.

Sekitar 10 menit setelah sholat ashar, bus yang kami tunggu-tunggu akhirnya datang juga. Membuat perasaan kami tidak terkendali dan tidak beraturan. Rasa senang, sedih, haru dan tegang bercampur aduk menjadi satu. Haul seorang wali besar kekasih Allah dan juga idola kami akan kami hadiri sebentar lagi.

Peserta ziarah kali ini sekitar 60 orang dan membutuhkan 2 bus. Prediksi Kami peserta yang akan ikut sedikit karena mengingat bahwa kami akan pergi di hari tua (akhir bulan). Ternyata malah sebaliknya, peserta membludak dan subhanallah itu semua karena rasa cintanya para pecinta Shohibul Haul.

Kami memulai perjalanan dengan membaca basmalah dan doa safar. Disaat melewati pemakaman Zanbal, kamipun membaca tartib Al-Fatihah. Sepanjang perjalanan terlihat di sudut-sudut persimpangan banyak orang berdiri untuk menunggu tumpangan yang menuju ke sana. Sungguh luar biasa rasa cinta orang-orang disini kepada para ulama'.

Dalam perjalanan, kebanyakan dari kami terdiam bisu seakan - akan semua menghayalkan dan mengenang kembali jasa, ilmu dan da'wah shohibul haul Al-Imam Al-Habib Ali bin Muhammad bin Husein Al-Habsyi.

Setengah jam berlalu dan kami sudah sampai di kota Seiywun. Mata kami menjalar ke setiap pemandangan indah yang terpapar di sana. Banyak bus berlalu lalang menunjukkan bahwa posisi kami sudah dekat ke tempat acara.

Benar sekali, tak lama kemudian Sang Sopirpun memberhentikan busnya di pinggir jalan dan berkata "بعدين اطلعوا في نفس المكان " yang berarti "nanti kalian naik lagi di tempat ini ".


Betapa senangnya hati kami akhirnya sampai juga. Bergegas dan bergegas. Itulah yang kami lakukan supaya bisa duduk di shof awal.


Ternyata apa yang terjadi ?, lautan manusia sudah membanjiri shof-shof depan khusyu' membaca dan menyimak pembacaan wirid. Akhirnya para peserta ziarah berpencar. Ada yang ke masjid, ada yang di shof tengah dan lain-lain.


Selang beberapa waktu kemudian, berkumandanglah adzan magrib dengan nada yang khas dan menggetarkan sanubari kami. Kemudian dilanjutkan dengan acara Haul. Khataman pembacaan hadits karangan Al-Iman At-Turmudzi. Sekitar seperempat jam, khatamanpun usai dan diakhiri dengan pemberian ijazah kepada para hadirin oleh munsib Al-Habib Ali Abdul Qodir Al-Habsyi.

Beranjak keacara selanjutnya yaitu pembacaan qoshidah karangan Shohibul Haul yang makna-makna dari qoshidah tersebut sungguh luar biasa. Memberitahu kami akan kesungguhan rasa cinta beliau kepada Sang Baginda Muhammad SAW.

Pembacaan qoshidah yang diselingi dengan pembacaan hadrah menimbulkan perasaan senang, tenang dan tentram.
Dihiasi dengan suara seruling yang merdu dan tabuhan - tabuhan saling beradu merdu pula menambah suasana meriah tapi tetap syahdu.

Acara dilanjutkan dengan Pembacaan ayat suci Al-Qur'an yang pada sesi itu diprakarsai oleh santri didikan bimbingan Al-Quran di tempat itu yang ternyata dalam usianya yang belia sudah hafal Al-Qur'an dengan beberapa qiro'at. Semua karena bimbingan tersebut yang memang telah banyak mencetak para huffadz cilik.

Acara masih berlangsung dan memasuki acara selanjutnya yaitu pembacaan manaqib shohibul haul Al-Imam Al-Habib Ali bin Muhammad bin Husein Al-Habsyi. Alangkah luar biasanya biografi beliau.

Dari kecil sudah sangat mencintai ilmu dan orang-orang yang mempunyai ilmu yaitu para ulama yang merupakan waratsatul anbiya' (Pewaris para Nabi). Salah satu karangan beliau yang masyhur adalah maulid Simthudduror. Bacaan maulid yang penuh berkah dan sudah tersebar seantero dunia menunjukkan betapa agung dan besarnya keikhlasan beliau. Dan pastinya rasa cinta beliau kepada Sang Baginda SAW dan juga cinta Sang Baginda SAW kepadanya.

Mauidzoh hasanah serta doa yang dibawakan langsung oleh Munsib Al-Habib Ali Abdul Qadir Al-Habsyi mengakhiri perayaan haul tersebut.

Semoga acara ini memberikan berkah kepada kami semua, kaum muslimin dan muslimah, baik yang masih ada ataupun yang telah tiada. Amin Allahumma amin ya Rabbal 'Alamin.


(Reporter : Noer Hoeda/Red).

Post a comment

0 Comments